Dalam duel panas tersebut, Ronaldo berhasil mencetak satu gol. CR7 mencetak gol tersebut di menit 31. Ketika itu, kedudukan menjadi imbang, 1-1.
Usai mencetak gol, Ronaldo berlari ke arah tribun suporter Barca. Dia pun melakukan selebrasi di sana. Gerakan Ronaldo, saat selebrasi memang terkesan provokatif. Dia menyuruh, agar fans Azulgrana untuk tenang dan tidak terlalu berisik, saat laga sedang berlangsung.
"Kami harus berhati-hati dalam menyikapi selebrasi pemain usai mencetak gol. Gerakan provokatif lain juga harus diawasi, agar tak mengundang kekerasan yang dilakukan oleh suporter," kata Presiden LFP, Javier Tebas, seperti dikutip Daily Mail.
"(Akibat selebrasi) Ronaldo seharusnya disanksi. Entah itu bentuknya denda, atau larangan bermain. Kami akan investigasi kasus ini," sambungnya.
Bukan kali ini saja Ronaldo melakukan selebrasi yang provokatif. Musim lalu, di final Liga Champions melawan Atletico Madrid, Ronaldo pernah melakukan hal yang sama.
Kapten timnas Portugal itu melempar jerseynya ke arah suporter Atletico, usai mencetak gol lewat titik putih. Tindakan Ronaldo akhirnya memicu amarah suporter Atletico.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar